Konsep Design Interior Industrial

Published by Admin on

rumah industrial di bali ini karya arsitek Patishandika
rumah industrial di bali ini karya arsitek Patishandika (source: archdaily.com)

KKC-Bali – Pada postingan kali ini, admin ingin membagikan informasi yang sekiranya bermanfaat untuk menambah pengetahuan sobat sekalian mengenai suatu gaya interior yang sekarang sedang tren, yaitu konsep design interior industrial.

Yuk, disimak artikelnya secara menyeluruh agar informasi yang kami sampaikan dapat di terima dengan baik ya.

Sejarah Awal Desain Industrial pada Interior

Design bangunan-bangunan pabrik pada tahun 1700-an di pengaruhi oleh perusahaan asuransi kala itu yang menginginkan arsitektur bangunan pabrik yang dapat mengurangi resiko kebakaran.

Industrial style di cafe Expat Bali

Design industrial berawal dan berkembang di Manhattan, menurut sumber terpercaya dari penulis di industrialmarketer.com diperkirakan sekitar tahun 1970an mulai berkembang di Manhattan, Inggris. Ketika itu, banyak bangunan bekas pabrik tua yang di tinggalkan karena perpindahannya ke pinggiran kota untuk pembukaan lahan dan pembangunan pabrik baru yang lebih luas.

Nah, karena kebutuhan perumahan di perkotaan yang mulai meningkat, maka akhirnya bangunan-bangunan tua bekas pabrik itu mulai di manfaatkan sebagai hunian.

sejarah awal gaya industrial
sejarah awal gaya industrial

Para arsitek mulai merancang dan mengembangkan konsep hunian dari bekas pabrik ini. Namun masalahnya adalah ketika di dapati banyak bekas pabrik yang membutuhkan biaya yang tidak sedikit untuk di renovasi, akhirnya kemudian dijadikan sebagai aksesoris dan pemanis interior.

Misalnya pada pipa-pipa yang menempel pada dinding, besi yang menjadi aksen penyangga ruangan sengaja di ekspos, bahkan pada dinding-dinding yang terdapat retak dan cacat sengaja hanya di cat tanpa di renovasi.

Hingga saat ini, konsep industrial mulai di kenal luas di kalangan interior designer yang kemudian menjadi suatu gaya tren dalam dunia interior sekarang.

Pengertian Apa itu desain industrial

Gaya industri atau lebih di kenal industri ini mengacu pada tren estetika dalam desain interior yang mengambil petunjuk dari pabrik tua dan ruang-ruang industri yang dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi loteng dan ruang tak terpakai lagi.

Gaya industrial juga dapat dilihat dalam penggunaan bahan tak terduga seperti bahan daur ulang seperti besi dan baja yang berkarat sebagai bahan utama yang digunakan dalam bangunan.

Konsep industrial pada interior memberikan kesan yang maskulin dan kasar (kasar), dimana bahan dasar yang biasa ada pada sebuah bangunan dibiarkan seperti apa adanya tanpa proses finishing bahkan sangat sedikit sekali adanya finishing.

Namun untuk menambah kesan rustic dan tetap rapi di tata sebuah teknik artifisial yakni dengan pengecatan warna-warna tema industri yang sudah dikenal saat ini, seperti wash paint semen ekspos, stucco venetian cement effect maupun deco plaster concrete.

Apakah gaya industrial masih ngetrend di tahun 2021 ini.?

gaya industrial coffee shop expat bali
gaya industrial coffee shop expat bali

Gaya Industrial, Hangat, maskulin, dan seksi, industrial design adalah gaya dekorasi yang terus menjadi populer.

Sebelumnya gaya industrial biasanya hanya untuk loteng dan pabrik, dan kemudian, gaya industrial sekarang terlihat di hampir semua jenis bangunan baik perkotaan dan pedesaan.

Saat ini gaya industri sering digunakan pada restoran atau kafe, karena konsepnya dapat menghadirkan suasana santai dan hangat , sehingga dapat membuat orang-orang di dalamnya rileks dan tentunya betah berlama-lama menikmati segelas kopi.

Seperti Apakah Industrial Design

Gaya industrial mengacu pada dekorasi tanpa embel-embel, natural dan bebas yang mengambil inspirasi dari tampilan megah gudang, pabrik, dan struktur industrial bangunan pabrik lainnya.

Manfaat terbaik dalam menciptakan rumah bergaya industrial adalah Anda akan memiliki kesempatan untuk menyesuaikan tampilan menggunakan furnitur dan dekorasi yang benar-benar unik untuk rumah Anda.

Kenapa Gaya Industrial Banyak Diminati.?

Desain interior industrial sangat fleksibel. Sebagian besar terdiri dari tampilan bahan netral yang berfokus pada tekstur unik, gaya desain ini mudah dilakukan dengan pencahayaan, dekorasi, dan furniture.

Konsepnya yang sederhana namun tetap dapat di padukan dengan tampilan dekorasi muapun furniture modern ini dapat menjangkau berbagai kalangan, sehingga banyak ruang-ruang komersil yang mengadopsinya.

Untuk mendapatkan pola dan motif-motif pada dinding yang di inginkan, memang di perlukan keahlian khusus dalam bidang dekoratif.

Cara Membuat Tampilan Interior dengan Kesan Industrial

Tahun 2020 kemarin hingga 2021 saat ini seluruh dunia dilanda dengan pandemi yang akhirnya mempengaruhi aktivitas manusia yang tidak seperti biasanya. Banyak orang di larang keluar rumah, menjadikan manusia selalu berfikir untuk tetap produktif selama di rumah. Ide-ide bermunculan ketika berada di dalam rumah. Orang-orang berpikir untuk mengubah suasana ruangan pribadi maupun ruang kerja yang lebih santai dan rileks selama berada di rumah sehingga tetap produktif.

Oke, sebelum kita lanjut ke step pengerjaannya, perlu kalian ketahui hal-hal yang sangat mendasar dari konsep industrial itu sendiri.

Manfaatkan Minimalisme Dalam Arsitektur Industrial

Kurang lebih tahun 2018 industrial kerap di sandingkan dengan gaya minimalis, Gaya tersebut menekankan pada infrastruktur yang sederhana; semakin tidak terperinci, lebih baik. Baik lantai dan dinding sama-sama harus tetap sebagian besar polos sebagai penghormatan kepada struktur pendukung kerangka.

Sehingga penggunaan barang-barang pemanis pada dinding perlu diminimalisir.

Simple dan Praktis

Ketika datang ke perabot dan perlengkapan, interior industrial membutuhkan fitur-fitur Anda tidak ada fitur, praktis dan mendasar. Garis yang bersih, bentuk yang sederhana, dan kontras yang mencolok adalah suatu keharusan, tetapi pendekatan ini tidak berarti Anda harus berkompromi pada kenyamanan.

Ruang tamu hanya untuk itu, ruang tamu, dan sofa, kursi, dan kios yang nyaman, tetapi Anda tetap menggunakan warna-warna netral yang dingin tanpa embel-embel aksesori lainnya.

Vintage dan Abstrak

Vintage dan abstrak merupakan karakter khas industrial yang cukup mudah di temukan pada aksen interiornya. Baik itu artificial maupun natural. Misalnya pada tembok yang tampak abstrak dari bentukan unfinished semen, atau natural dari pembentukan motif aciannya yang belum selesai dan sengaja dibiarkan.

Untuk jenis perabotan atau furniture penggunaan warna-warna vintage old bisa di padukan dengan dinding motif semen maupun abstrak.

Furniture dari Logam

Furniture dari logam adalah salah satu cara untuk membawa kesan elemen industrial kedalam ruangan. Untuk mendapatkannya anda perlu mencari ke beberapa penjual barang-barang kuno atau loakan.

Tapi jika ingin membuatnya atau membelinya, sekarang sudah banyak tersedia di pasaran, jenis-jenis furniture klasik yang di jual. Baik itu bermaterial kayu maupun yang bermaterial logam.

Kreasi Warna Abu-abu

Untuk dekorasi buatan, penambahan aksen-aksen warna abu-abu pada interior maupun dinding bisa di lakukan dengan menggunakan jenis pengecatan dekoratif wash paint, stucco venetian cement effect atau deco plaster.

Warna abu-abu gelap atau terang dengan kombinasi bata ekspose yang merupakan ciri khas dari industrial mampu memberikan suasana santai dan terkesan vintage.

Material Vintage Era Klasik

Pencahayaan industri vintage jaman dulu yang sudah usang adalah salah satu cara terbaik untuk menggabungkan tema industrial di rumah atau bangunan interior dengan cara yang cukup simple dan praktis.

Penerangan pabrik dengan design simple nan unik, warna-warna metalik yang keren atau bohlam-bohlam besar hanyalah tiga dari solusi pencahayaan populer yang menerangi ruangan seperti jaman dulu.

Elemen Dasar Desain Industrial

Berikut adalah elemen – elemen yang biasa ada dalam desain industri dan juga bahan yang biasanya dipakai dalam desain industri, agar kesan industri dapat terlihat secara elegan dan menarik di dalam ruang interior maupun eksterior.

Lantai

Biasanya menggunakan lantai beton dengan semen poles dimana kesan semen yang berwarna abu – abu dapat terlihat, dan juga bisa menggunakan lantai dengan lapisan kayu seperti kayu ulin bekas bantalan kereta api. Penggunaan keramik sangat jarang dalam konsep industrial, tetapi ini tidak menutup kemungkinan adanya materi keramik yang berhubungan seperti marmer pada interior office.

Kayu

Aksen-aksen kayu pada bangunan industrial sebenarnya bukan sebagai aksen utama, biasanya kayu pada gaya industrial di temukan pada furniture-furniture pemanis ataupun sebagai aksesoris saja.

Cara terbaik untuk mendapatkan aksen kayu yang vintage, tentunya diperlukan sedikit usaha dengan mengecatnya.

Nah, disini kami mempunyai beberapa contoh warna-warna classic yang bisa di aplikasikan pada furniture ataupun aksesoris dinding untuk mencapai konsep industrial yang utuh.

Bata Merah

Bata merah dikenal cukup populer pada masa abad pertengahan, bahkan di Indonesia sendiri sebenarnya banyak bangunan kuno kerajaan-kerajaan di Jawa menggunakan bata merah sebagai material utama bangunan. Hal ini dikarenakan ketersediaan tanah liat di Indonesia cukup melimpah sehingga membuat nenek moyang kita mampu memproduksi dalam jumlah besar.

Seiring berkembangnya waktu, penggunaannya pun di pakai oleh pihak kolonial yang berkuasa saat itu dan akhirnya mampu mengubah ciri khas gaya bangunan-bangunan besar lainnya.

Konsep penggunaan aksen bata merah yang di aplikasikan pada dinding bisa didapatkan dengan menggunakan material bata namun mengingat tingginya biaya yang di keluarkan akibat dari pemasangan dan perawatannya yang sangat ribet, maka sekarang ini sudah di kembangkan jenis cat Deco Plaster yang bisa di gunakan untuk membuat kesan dinding bata tersebut.

Pencahayaan

Pencahayaan ruangan pada bangunan industrial dicirikan dengan jenis material bohlam-bohlam berukuran besar yang biasanya di pakai pada abad pertengahan. Sekarang ini, sudah banyak di jual di pasaran berbagai jenis bohlam vintage yang tentunya bisa kalian dapatkan dengan mudah.

Semen Beton

Semen beton belakangan ini mulai di gemari sebagai aksen utama interior industrial vintage unfinished. Namun untuk beberapa kasus, penggunaan material semen yang langsung di aplikasikan ke media memiliki kelemahan ketika tidak di lakukan finishing.

Oleh karena itu, sekarang ini mulai banyak pengembangan jenis cat dekoratif yang mampu menyelesaikan masalah tersebut.

Cat Dekoratif Beton Ekspos, beton concrete, cement effect dll di anggap merupakan salah satu solusi praktis yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut.

Besi & Baja

Penggunaan besi dan baja pada elemen rumah Industrial mencirikan penggunaannya pada bangunan pabrik dan industri.

Warna

Permainan warna yang cerah mulai kurang populer sekarang ini, penggunaan warna lebih mengarah ke warna-warna matt old natural yang lebih menyatu dengan warna-warna alami.

Produk Cat Dekoratif Motif Industrial

Sekarang ini, Aktivitas masyarakat urban yang mulai mengarah pada kegiatan alternatif seperti berkebun ataupun kegiatan mendekor rumah sendiri sehingga lebih nyaman dan nyaman utk aktivitas harian maupun WFH (Work From Home), maka diperlukan produk yang dapat di aplikasikan oleh pemilik rumah itu sendiri tanpa bantuan tukang cat atau dekorasi.

Produk cat dekoratif motif industrial sendiri terdiri dari 3 jenis :

  • Deco Wash Semen Eskpos
  • Deco Plaster Semen Ekspos
  • Stucco Venetian Cement Effect

Untuk kalian yang ingin membelinya, silahkan klik link di atas dan langsung menuju ke marketplace kami.

Utuk kalian yang membutuhkan jasa pengecatan dekoratif wilayah Bali seperti kota Denpasar, Buleleng, Ubud, Singaraja, kuta dan Sekitarnya, Silahkan Hubungi kami di :